ADAB BERSOSIAL MEDIA DALAM PANDANGAN ISLAM
ADAB BERSOSIAL MEDIA DALAM PANDANGAN ISLAM
KOMPETENSI DASAR
1.10. Menghayati adab bersosial media yang baik sesuai
ketentuan Islam
2.10 Menjalankan adab bersosial media yang baik dalam
kehidupan sehari- hari
3.10 Menerapkan adab bersosial media
4.10 Mempraktikan contoh adab bersosial media yang baik
dalam kehidupan sehari-hari
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.10.1 Menjelaskan pengertian sosial media.
3.10.2 Menyebutkan macam-macam dan jenis sosial media.
3.10.3 Mengidentifikasi dampak positif dan negatif sosial
media
A. PENGERTIAN MEDIA SOSIAL
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia online (https://kbbi.web.id/media), Media secara harfiah berarti alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi,
film, poster, dan spanduk. Sedangkan kata sosial (social) berarti berkenaan dengan
masyarakat. McGraw Hill Dictionary mendefinisikan media sosial adalah sarana yang
digunakan oleh orang-orang untuk berinteraksi satu sama lain dengan cara menciptakan,
berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas virtual.
Jika media tradisional menggunakan media cetak (koran, majalah, buletin, dll) dan
media broadcast (radio, televisi), maka media sosial menggunakan internet.
JENIS-JENIS MEDIA SOSIAL
Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlein membagi berbagai jenis media sosial
ke dalam 6 (enam) jenis, yaitu :
1. Collaborative projects memungkinkan adanya
kerjasama dalam kreasi konten yang dilakukan oleh
beberapa pengguna secara simultan, misalnya adalah
Wikipedia.Beberapa situs jenis ini mengizinkan
penggunanya untuk melakukan penambahan,
menghilangkan, atau mengubah konten
2. Blogs merupakan salah satu bentuk media sosial yang paling awal yang tumbuh sebagai
web pribadi dan umumnya menampilkan date-stamped entries dalam bentuk
kronologis. Jenis blog yang sangat populer adalah blog berbasis teks.
3. Content communities memiliki tujuan utama untuk berbagi konten media diantara para
pengguna, termasuk didalamnya adalah teks, foto, video, dan powerpoint presentation.
Para pengguna tidak perlu membuat halaman profil pribadi.
4. Social networking sites memungkinkan para pengguna untuk terhubung dengan
menciptakan informasi profil pribadi dan mengundang teman serta kolega untuk
mengakses profil dan untuk mengirim surah elektronik serta pesan instan. Profil pada
umumnya meliputi foto, video, berkas audio, blogs dan lain sebagainya. Contoh
dari social networking sites adalah Facebook, MySpace, dan Google+.
5. Virtual games worlds merupakan platform yang mereplikasi lingkungan ke dalam
bentuk tiga-dimensi yang membuat para pengguna tampil dalam bentuk avatar pribadi
dan berinteraksi berdasarkan aturan-aturan permainan.
6. Virtual sosial worlds memungkinkan para inhabitan untuk memilih perilaku secara
bebas dan untuk hidup dalam bentuk avatar dalam sebuah dunia virtual yang sama
dengan kehidupan nyata. Contohnya adalah Second Life.
C. DAMPAK MEDIA SOSIAL
Hasil survei We Are Social yang dilakukan di Singapura pada 2017 menunjukkan
bahwa penduduk Indonesia yang menggunakan media sosial mencapai 106 juta dari total
populasi 262 juta. Aktivitas tertinggi pengguna media sosial di Indonesia dilakukan oleh
para digital native dengan persentase 62% menggunakan smartphone, 16% menggunakan
computer, dan 6% menggunakan tab. Hasil penelitian dari UNESCO menyimpulkan bahwa 4 dari 10 orang Indonesia aktif di media sosial seperti
Facebook yang memiliki 3,3 juta pengguna, kemudian
WhatsApp dengan jumlah 2,9 juta pengguna dan lain
lain.
Penggunaan media sosial di masyarakat akhirakhir ini cukup memprihatinkan, terutama di
kalangan remaja. Banyak manfaat yang didapatkan oleh masyarakat melalui media sosial,
tapi banyak pula yang berakibat buruk bagi pengguna media sosial
Diantara dampak positif penggunaan media sosial adalah:
- Bisa dimanfaatkan untuk media promosi/iklan dan pemberitahuan secara up to date dan manfaat hiburan lainnya
- Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial
- Dengan menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia.
- Dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan social yang sangat di butuhkan di zaman digital
- Memperluas jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman dengan orang lain di seluruh dunia
- Situs jejaring social membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati
- Media pertukaran data
- Media untuk mencari informasi atau data
- Kemudahan memperoleh informasi
- Kemudahan bertransaksi dan berbisnis
Di antara dampak negatif penggunaan media sosial adalah:
Kecanduan, situs jejaring sosial
Berkurangnya perhatian terhadap keluarga
Tergantikannya kehidupan sosial
Tersebarnya data penting yang tidak semestinya
Membuat prestasi pelajar semakin menurun
Tumbuhnya sikap hedonisme dan konsumtif
Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang
berolahraga
Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi.
Media elektronik,
Kejahatan dunia maya (cyber crime)
Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata
Situs jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri
tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social.
Pornografi, Penipuan, Carding, Perjudian, dll
Adab / tata cara penggunaan media antara lain:
Untuk pelajar, dapat memanfaatkan Facebook untuk metode pembelajaran online
sehingga belajar dan mengajar tidak monoton dan lebih fun.
Kita perlu belajar menggunakan jaringan internet secara bijak sehingga kita tidak
menjadi orang yang mencandu akan jejaring sosial.
Membuat group untuk sarana diskusi pelajaran.
Berbagi informasi penting.
Menyalurkan hobi menulis dengan menggunakan fasilitas note.
Memanfaatkan Facebook untuk media penyimpanan data
Implementasikan sosial media dengan baik dan benar, gunakan peluang yang ada
sebagai sarana yang positif.
Adapun tata cara atau adab bersosial media adalah sebagai berikut:
Menyampaikan informasi dengan benar
Menghindari prasangka su'udzon atau buruk sangka, gibah, fitnah, dan tajassus
Meneliti fakta
Menghindari namimah atau mengadu domba
Menghindari sukhriyah
Bijak dalam bermedia sosial
Menghindari hal-hal negatif di media sosial

Komentar
Posting Komentar